Read more: http://farhanshare.blogspot.com/2012/09/cara-agar-artikel-blog-tidak-bisa-di_1.html#ixzz2EVzisbxu "I AM NURSE" How About You?

Sabtu, 08 Desember 2012

PUASA dalam Kesehatan


BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
            Puasa Telah dilakukan sejak zaman dahulu, tidak hanya oleh orang-orang muslim saja tapi juga oleh orang-orang yang non islam dengan cara masing-masing sesuai dengan agama yag di percayainya. Karena puasa memiliki manfaat yang positif bagi kesehatan Jasmani dan rohani.
                  Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Allah swt. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman, sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu.
            Selain itu, Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulagi penyakit, bahkan di amerika ada pusat puasa yang diberi nama ”Fasting Center International, Inc”. sebagaimna yang telah dituturkan oleh salah satu ilmuwan bahwa puasa benar-benar memiliki manfaat yang tinggi:
            “Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau imun system terhadap berbagai penyakit.  Ditunjukkan   dengan   peningkatan   fungsi   sel   limfa   yang  memproduksi   sel limfosit  T yang secara significan bertambah,  setelah puasa” 
      (Riyad Albiby and Ahmed Elkadi :84 ) 
                 
B. RUMUSAN MASALAH
a. Menjelaskan Pengertian Puasa dari aspek kesehatan
b. Menjelaskan Manfaat Puasa dalam menyembuhkan berbagai penyakit
c. Menjelaskan bahwa Puasa dapat membentuk pikiran yang positif

C. TUJUAN
a. Tujuan Umum
    - Agar mahasiswa mengetahui apa arti puasa dari aspek kesehatan
b. Tujuan Khusus
 - Agar mahasiswa mengetahui apa saja manfaat puasa dan bagaimana bisa puasa dapat membentuk pikiran yang positif bagi yang melaksanakannya


SAP Skabies


SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
SKABIES

     I.      IDENTIFIKASI MASALAH

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestisasi dan sensitisasi terhadap sarcoptes scabiei varian hominis dan produknya. Sinonim dari penyakit ini adalah kudis, the itch, gudig, budukan, dan gatal agogo.
Penyakit scabies ini merupakan penyakit menular oleh kutu tuma gatal sarcoptes scabei tersebut, kutu tersebut memasuki kulit stratum korneum, membentuk kanalikuli atau terowongan lurus atau berkelok sepanjang 0,6 sampai 1,2 centimeter.
Akibatnya, penyakit ini menimbulkan rasa gatal yang panas dan edema yang disebabkan oleh garukan. Kutu betina dan jantan berbeda. Kutu betina panjangnya 0,3 sampai 0,4 milimeter dengan empat pasang kaki, dua pasang di depan dengan ujung alat penghisap dan sisanya di belakang berupa alat tajam. Sedangkan, untuk kutu jantan, memiliki ukuran setengah dari betinanya. Dia akan mati setelah kawin. Bila kutu itu membuat terowongan dalam kulit, tak pernah membuat jalur yang bercabang.
Penanganan skabies yang terutama adalah menjaga kebersihan untuk membasmi skabies seperti mandi dengan sabun, sering ganti pakaian, cuci pakaian secara terpisah, menjemur alat-alat tidur, handuk tidak boleh dipakai bersama.
Syarat obat yang ideal adalah efektif terhadap semua stadium tungau, tidak menimbulkan iritasi dan toksik, tidak berbau atau kotor, tidak merusak atau mewarnai pakaian, mudah diperoleh dan harganya murah.

II.      PENGANTAR
Bidang studi                 : Penyakit kulit
Topik                           : Penyakit kulit oleh parasit hewani
Sub topik                     : Skabies
Sasaran                        : Warga Dusun ..........  (lamsia dan ibu rumah tangga)
Hari / tanggal                : 23 Juni 2012
Jam                              : 20.00 WIB
Waktu                         : 30 Menit
Tempat                        : Salah saru rumah warga

       III.      TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
            Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan warga Dusun  ...... dapat mengerti tentang penyakit skabies.

       IV.      TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
            Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan warga Dusun  ....... dapat mengerti dan memahami tentang:
1.      Pengertian skabies.
2.      Etiologi atau penyebab skabies.
3.      Patofisiologi skabies.
4.      Gejala klinis skabies.
5.      Epidemiologi skabies.
6.      Cara penularan skabies.
7.      Klasifikasi skabies.
8.      Komplikasi skabies.
9.      Penanganan atau Pengobatan skabies.

       V.      MATERI
       Terlampir

       VI.      METODE
   1.      Ceramah
   2.      Tanya Jawab

      VII.      MEDIA
               1.      Materi SAP
               2.      Leaflet

        VIII.      KEGIATAN PEMBELAJARAN
No
Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan Peserta
1
3 menit
Pembukaan:
a)      Memberi salam
b)      Perkenalan
c)      Menjelaskan tujuan penyuluhan
d)     Menyebutkan materi / pokok bahasan yang akan disampaikan

Menjawab salam
Mendengarkan dan memperhatiakn materi yang disampaikan
2
10 menit
Pelaksanaan / penyampaian materi:
a)      Pengertian skabies
b)      Etiologi atau penyebab skabies
c)      Patofisiologi skabies
d)     Gejala klinis skabies
e)      Epidemiologi skabies
f)       Cara penularan skabies
g)      Klasifikasi skabies
h)      Komplikasi skabies
i)        Penanganan atau Pengobatan skabies

Menyimak dan memperhatikan
3
5 menit
Evaluasi:
a)      Memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya
b)      Memberi pertanyaan kepada peserta:
Pengertian skabies, cara penularan skabies, dan  penanganan skabies yang utama.
Peserta bertanya mengenai masalah yang belum dipahami
Peserta menjawab pertanyaan
4
2 menit
Penutup:
a)      Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
b)      Mengakhiri pertemuan dengan mengucapkan terimakasih dan salam
Peserta menjawab salam

SKABIES
1.      DEFINISI :
·      Penyakit menular yang disebabkan oleh sarcoptes scabiei var homini, yang penularannya terjadi secara kontak langsung (Ilmu Penyakit Kulit)
·      Penyakit kulit yang disebabkan oleh sarcoptes scabiei yang menyebabkan iritasi kulit. Parasit ini menggali parit-parit di dalam epidermis, sehingga menimbulkan gatal-gatal dan merusak kulit penderita (Soedarto, 92)
·      Mudah menular dan dapat ditimbulkan oleh investasi kutu sarcoptes scabiei var homini yang membuat terowongan pada stratum korneum kulit, terutama pada predileksi (Wahidayat, 98)
·      Penyakit kulit yang disebabkan oleh investasi dan sensitisasi terhadap sarcoptes scabiei var homini dan produknya (Derber, 71)
·      Skabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui alas tempat tidur dan pakaian.

1.      PERJALANAN PENYAKIT
Sekilas kutu Sarcoptes scabies
Sarcoptes scabiei adalah kutu (atau tungau) mungil berwarna putih transparan, berbentuk bulat lonjong. Ukuran kutu (tungau) betina 0,3-0,4 mm, sedangkan si jantan setengah dari ukuran betina. Di luar kulit, kutu ini hanya dapat bertahan hidup 2-3 hari pada suhu kamar dan kelembaban 40-80%.
Cara berkembang biak dan penularan:
Setelah membuahi kutu betina maka si pejantan mati. Kutu betina yang sudah dibuahi akan membuat liang terowongan di kulit, kemudian bertelor sekitar 40-50 butir telor, dan akan menetas setelah sekitar 3-5 hari. Hasil penetasan (larva) kutu tersebut keluar ke permukaan kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu sekitar 16-17 hari. (referensi lain menyebutkan 10-14 hari)
Penularan terjadi melalui:
·         Kontak langsung, kontak seksual
·         Secara tidak langsung melalui bekas duduk, sprei (alas) tempat tidur serta pakaian.
3. TANDA-TANDA
    Keluhan utama pada penderita skabies (gudik) adalah:
·         Rasa gatal terutama waktu malam hari.
·         Tonjolan kulit (lesi) berwarna putih keabu-abuan sepanjang sekitar 1 cm.
·         Kadang disertai nanah karena infeksi kuman akibat garukan.
Lokasi paling sering di sela-sela jari tangan, telapak tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, daerah payudara, sekitar pusar dan perut bagian bawah, sekitar kelamin dan pantat. Sedangkan pada bayi dan anak-anak dapat mengenai wajah, sela-sela jari kaki dan telapak kaki.
Pada pria bisa mengenai ujung kemaluan bahkan sekujur kemaluan. Duhhh gatalnya alang kepalang. ( gimana nggaruknya ya … )
4. PENGOBATAN
Pengobatan ditujukan pada pemberantasan kutu Sarcoptes scabiei dan mengurangi keluhan gatal serta penyulit yang timbul karena garukan.
Antibiotika dapat digunakan jika ada infeksi sekunder, misalnya bernanah di area yang terkena (sela-sela jari, kelamin, dll) akibat garukan.
5. TIPS dan ANJURAN
·         Periksakan ke Puskesmas, dokter, dokter spesialis kulit atau Rumah sakit setempat bila menjumpai penyakit ini untuk mendapatkan pengobatan.
·         Cuci semua baju dan alas tidur (sprei atau sejenisnya) dengan air panas.
·         Mandi teratur dengan sabun.
·         Apabila ada yang sakit Skabies (gudik), periksakan semua anggota keluarga yang kontak dengan penderita. Jika ternyata menderita skabies, obati semuanya secara serempak agar tidak terjadi penularan ulang.
·         Bagi para guru atau Ustadz yang mendapati murid atau santrinya sakit Skabies (gudik) hendaknya menganjurkan kepada murid atau santrinya untuk berobat secara serempak di Puskesmas terdekat atau poliklinik Kulit Rumah Sakit setempat

Proposal Permohonan dana


PROPOSAL pERMOHONAN DANA
KEGIATAN penyuluhan kesehatan DI sdn
DESA ________ KEC. ________
KAB. _________









Disusun Oleh :
MAHASISWA PKKD
Angkatan IX


AKADEMIK KEPERAWATAN NAZHATUT THULAB
SAMPANG 2012







BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

       Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan kesehatan, yang dilakukan dengan menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan mampu melakukan anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.
Pengetahuan kebersihan diri sangat dibutuhkan oleh setiap individu dalam mempertahankan kebiasaan hidup yang sesuai dengan kesehatan dan akan menciptakan kesejahteraan serta kesehatan yang optimal,
Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang manusia dewasa nantinya.nak usia sekolah baik tingkat pra sekolah, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah menengah Atas adalah suatu masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Di dalam periode ini didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian hari..
Deteksi dini gangguan kesehatan anak usia sekolah dapat mencegah atau mengurangi komplikasi dan permasalahan yang diakibatkan menjadi lebih berat lagi. Peningkatan perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah tersebut, diharapkan dapat tercipta anak usia sekolah Indonesia yang cerdas, sehat dan berprestasi.
Setelah dilakukan pegkajian kesehatan kurang lebih 41% keluhan kesehatan yang dialami oleh masayarakat desa gulbung adalah gata-gatal pada kulit selama kurag lebih 1,5 bulan terakhir. Maka dari itu perlu adanya upaya tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang berupa Health education kepada masyarakat gulbung
Mengingat penyebaran penyakit berbasis lingkungan di kalangan anak sekolah juga tinggi. Maka salah satu masalah yang harus diperhatikan juga  adalah membentuk perilaku sehat pada anak sekolah. 

B. TUJUAN KEGIATAN
1.      Meningkatkan kualitas kesehatan disekolah
2.      Meningkatkan kapasitas kesadaran anak sekolah terhadap kebersihan diri dan lingkungannya;
3.      Menanamkan pemahaman tentang perilaku Hidup Bersih Sehat di sekolah
4.      Mengurangi Resiko peyebaran penyakit melalui peyuluhan kesehatan yang berupa PHBS terutama masalah hygeitas dan lingkungan dikalangan anak sekolah

C. WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan Peyuluhan ini akan dilaksanakan pada :
Hari                : Rabu
Tanggal          : 22 Juni 2012
Waktu            : Pukul 07.00 - selesai
Tempat           : SDN Gulbung Kec. Pegaregan
Tema              : ”Periaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah”
                                     
Kegiatan penyuluhan ini juga di selingi dengan demonstrasi CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) yang benar, serta diskusi iteraktin antara penyaji dan siswa SDN Gulbung Pengarengan

D. SUSUNAN ACARA KEGIATAN    

No
Tahap
Waktu
Kegiatan penyuluh
1
Pembukaan
10 menit
a.       Salam
b.      Perkenalan
c.       Menjelaskan tujuan dari pertemuan
2
Isi materi
20 menit
a.       Menyebutkan Poin-Poin dari PHBS
b.      Menyebutkan beberapa pemahan tentang PHBS
c.       Menjelaskan  hal-hal yang berkaitan dengan PHBS di lingkungan sekolah
d.      Menjelaskan  kegiatan yang  harus dilakukan oleh siswa di lingkungan sekolah seperti mencuci tangan dengan benar dan membuang sampah pada tempatnya
e.       Menjelaskan langkah-langkah tehknik mencuci tangan yang benar dan baik .
f.       Mendemonstrasikan kepada seluruh siswa  cara melakukan tindakan mencuci tangan dengan tehnik 7 langkah mencuci tangan 
g.      Menberi kesempatan peserta / siswa  untuk bertanya
h.      Memberikan pertanyaan kepada peserta secara acak
i.        Memberi demonstrasi/ simulasi tehnik mencuci tangan
3
Penutup
10 menit
a.       Menyimpulkan materi bahasan yang telah disampaikan.
b.      Memberikan motivasi peserta untuk melaksnakan PHBS Dilingkungan sekolah.

E. ANGGARAN BIAYA
Terlampir

F. SUSUNAN KEPANITIAAN
Ketua                                 : Eko Susanto
Sekretaris                            : Siti Khadijah sm
                                             Rully Ayu P
Bendahara                           : Elisatin Nilawati
                                             Rodiyah
Koor. Seksi                        : Muafi Asymawi
Sie. Acara                           : Tyca Ch, Marsuki, lutfi
Sie. Humas                          : Badrut Tamam, Sa’bana,
Sie. Dekdok                        : Bayu, Khoirun Nisa’
Sie. Perlengkapan                : Husen, Edyanto, Faishol, Muri
Sie. Sound system                : Hoza, Budi, Nisam
Sie. Konsumsi                      : Terina, Eka Afriliani, Wasil, Rahman
Sie. Kedisiplinan                   : Saiful, Nuruddin
Sie. Penerima tamu               : Enis Yulia, Fitriawati, Vera

G. PENUTUP
            Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat berjalan lancar sebagaimana mestiya, dan memberikan banyak manfaat positif dalam rangka membentuk perilaku Hidup Bersih sehat di Sekolah.
           Demikian proposal permohonan dana untuk kegiatan penyuluhan kesehatan inikami lampirkan dalam rangka kegiatan Praktek Keperawatan Komunitas Desa Di Desa Gulbung Kec. Pengarengan Kab. Sampang ini,  Atas perhatian, yang diberikan kami ucapkan banyak terima kasih.

Sampang, 19 Juni 2012

Ketua,                                                                                              Sekretaris,



        (Eko Susanto)                                                                              (Siti Khodijah sm)


Mengetahui,

                                      Koor. PKKD                                     ,




(Endah Prasetyarini M. M, Kes)




Lampiran 1.
RENCANA ANGGARAN
PELAKSANAAN KELOMPOK BESAR 
AKADEMI KEPERAWATAN NAZHATUT THULLAB SAMPANG
TAHUN AKADEMIK 2012
Sekretariat : Jl. Diponegoro No.11 telp.(0323) 325043 Sampang
SEKRETARIS
No.
Alat
Jumlah
Harga
01
BUku catatan
1 buah
Rp 3.000,-
03
Transportasi
2 liter
Rp 10.000,-
04
Penggandaan proposal dan printig
4 bundel
Rp 30000,-
05
Leaflet
130 lembar @1.250
Rp. 162.500
06
Print undangan
30 undangan @ 750
Rp. 22.500

Jumlah
Rp. 228.000

BENDAHARA
No.
Alat
Jumlah
Harga
01
Buku catatan
1 buah
Rp 3.000,-
02
Bolpoin
2 buah @ Rp. 1500
Rp 3.000
03
Transportasi
2 liter
Rp. 10.000,-

                                          Jumlah                                        
Rp. 16.000,-

SIE. ACARA
No.
Alat
Jumlah
Harga
01.
Map
2 @Rp 5000,-
Rp   10.000,-
02.
Bolpoin          
2 @ Rp 3000,-
Rp   6.000,-
03.
Book note
2 @ Rp 5000,-
Rp   10.000,-
04
Transpotasi
2 @ Rp 5000,-
Rp   10.000,-

Jumlah
Rp  36.000,-

SIE. KONSUMSI
No
Alat
Jumlah
Harga

Snack / roti siswa SD
90 siwa @ Rp2000,-
Rp 120.000,-

Snack untuk  guru & dosen
35 guru@  Rp 6000.,-
Rp. 175.000,-

Dus snack
35 dus @ Rp 300,-
Rp. 10.500-

Snack/roti mahasiwa
46 0rang@Rp2000,-
Rp. 92.000,-

Aqua viand tanggung
2 dos @Rp22.000;-
Rp. 44.000,-

Aqua dus untuk siswa
3 dos@Rp 13.000,-
Rp.39.000,-

Aqua dus untuk mahasiswa
1 dos@Rp 13.000,-
Rp.13.000,-

Lain-lain  untuk guru& dosen
35 buah@Rp.1500,-
RP.52.500,-

Transportasi
2 liter@Rp.5000,-
Rp.10.000,-


Jumlah
Rp.556.000,-

   SIE. HUMAS
No
Alat
Jumlah
Harga

Steples
1 @ Rp. 10.000
Rp 10.000, -

Bolpoin
4 buah@ 1500,-
Rp 6.000,-

Transportasi
3 liter@5000,-
Rp 15.000-


jumlah
Rp 33.000,-

Jumlah                         RP 64.000

DEK DOK    
No
Alat
Jumlah
Harga

Kain Putih (layar)
1 @ 25.000
Rp.25.000,-

transportasi
1 liter @ 5.000,-
Rp 5000

gunting
1 buah @1500
Rp.3000,-

Jumlah
Rp33.000
           
SOVENIR
NO
NAMA BARANG
Jumlah
Harga
1
Kotak P3K (kaca ):
Isi terdri dari:
ü  Alkohol
ü  Betadine
ü  Kasa gulung
ü  Rivanol
ü  Hansplast

2 buah @ Rp 95.000

2 buah @ Rp 85.00
2 buah @ Rp 95.00
2 buah @ Rp 4.000
2 Buah @ Rp 4.500
2 bandel @ Rp 20.000
Rp 190.000

Rp 17.000
Rp 19.000
Rp 8.000
Rp 9.000
Rp. 40.000
2
Desinfektan dinding (dettol)
6 buah@RP 20.000
Rp 240.000

Jumlah                                   Rp 523.000












Jumlah keseluruhan Rp 1.456.000,-